Ketua DPRD Sulteng Hadiri Haul ke-58 Guru Tua di Palu, Perkuat Nilai Keislaman dan Kebersamaan Umat
- account_circle Mizal
- calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
- visibility 16
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Palu, Libunews.id — Ribuan jamaah dari berbagai daerah memadati Kompleks Alkhairaat Pusat dalam rangka peringatan Haul ke-58 Sayyid Idrus Bin Salim Al-Jufri atau yang dikenal sebagai Guru Tua, pada Rabu (01/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat di Kompleks Alkhairaat Pusat ini menjadi momentum spiritual sekaligus ajang silaturahmi antara ulama, umara, dan umat dalam mengenang jasa besar Guru Tua sebagai pelopor dakwah dan pendidikan Islam, khususnya di kawasan timur Indonesia.
Sejumlah tokoh nasional dan daerah turut hadir dalam peringatan tersebut, di antaranya Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, serta Menteri ATR/BPN RI Nusron Wahid. Hadir pula Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama jajaran Forkopimda, kepala daerah, dan tokoh masyarakat.
Kehadiran unsur legislatif menjadi perhatian tersendiri dengan hadirnya Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Mohammad Arus Abdul Karim, yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh khidmat sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian nilai-nilai keislaman dan kebersamaan umat.
Peringatan haul ini dipimpin langsung oleh Pimpinan Utama Alkhairaat, Sayyid Alwi bin Saggaf Aljufri, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga warisan perjuangan dakwah Guru Tua serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekhusyukan, diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dzikir, doa bersama, serta tausiyah yang mengangkat keteladanan Guru Tua sebagai ulama besar yang konsisten dalam perjuangan dakwah dan pendidikan.
Kehadiran Ketua DPRD Sulteng dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen lembaga legislatif dalam mendukung kegiatan keagamaan serta memperkuat nilai persatuan, spiritualitas, dan pembangunan karakter masyarakat Sulawesi Tengah.
Peringatan Haul Guru Tua tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga simbol kuat keberlanjutan nilai-nilai keislaman, persatuan umat, serta komitmen bersama dalam melanjutkan perjuangan dakwah dan pendidikan bagi generasi masa depan.
- Penulis: Mizal
- Editor: Refansyah




Saat ini belum ada komentar