Aksi Solidaritas di Palu, Massa Desak Pengusutan Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
- account_circle Mizal
- calendar_month Senin, 16 Mar 2026
- visibility 35
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Selain menyoroti lemahnya perlindungan terhadap masyarakat sipil, massa aksi juga menggaungkan sejumlah isu yang mereka anggap sebagai prioritas. Isu tersebut antara lain penghentian keterlibatan militer dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), penolakan rencana pembangunan Kodam Palaka Wira di Sulawesi Tengah, serta keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BOP).
Massa juga menuntut penghentian kekerasan militer di Tanah Papua dan menyerukan agar TNI dikembalikan pada fungsi utamanya dengan kembali ke barak. Selain itu, mereka mendesak pengadilan terhadap pelaku pelanggaran HAM masa lalu, menghentikan pembungkaman terhadap aktivis, membebaskan seluruh tahanan politik, serta melakukan reformasi total terhadap institusi Kepolisian Republik Indonesia.
Tidak hanya itu, peserta aksi juga menuntut negara menjamin perlindungan terhadap kebebasan berekspresi sebagai bagian dari prinsip demokrasi dan hak asasi manusia.
Aksi solidaritas berlangsung secara damai dengan pengawalan aparat keamanan hingga massa membubarkan diri setelah menyampaikan aspirasi mereka.





- Penulis: Mizal
- Editor: Refansyah




Saat ini belum ada komentar