Berita Terbaru
Trending Tags
Beranda » DPRD Sulteng » Pokir 2027 Dipaparkan, Ir. H. Musliman Perkuat Peran Komisi III DPRD Sulteng dalam Arah Pembangunan

Pokir 2027 Dipaparkan, Ir. H. Musliman Perkuat Peran Komisi III DPRD Sulteng dalam Arah Pembangunan

  • account_circle Zainal
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palu, Libunews.id — Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah memaparkan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Tahun 2027 dalam Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) dan Pra Musrenbang Provinsi Sulawesi Tengah, yang digelar di Ruang Nagana Kantor Bappeda Sulteng, Selasa (7/4/2027).

Rakortekrenbang ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Dra.Novalina.MM, Kepala Bappeda Sulteng, Ketua TP4, kepala OPD lingkup provinsi dan kabupaten/kota, serta sejumlah undangan lainnya.

Ir. H. Musliman yang hadir sebagai representasi Komisi III DPRD Sulawesi dalam Rakortekrenbang ini, menyoroti berbagai potensi dan tantangan pembangunan di Sulawesi Tengah sebagai landasan perumusan kebijakan ke depan.

Dalam pemaparannya, Ir. H. Musliman menjelaskan bahwa Sulawesi Tengah memiliki potensi besar di berbagai sektor strategis, seperti pertambangan, pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan dan kelautan, pariwisata, hingga infrastruktur dan industri.

Namun demikian, ia juga mengungkapkan sejumlah tantangan utama yang masih dihadapi daerah, di antaranya tingginya angka kemiskinan meskipun pertumbuhan ekonomi cukup tinggi, ketimpangan pembangunan infrastruktur, serta kondisi geografis yang beragam yang menyebabkan belum meratanya pembangunan, khususnya di wilayah pedalaman dan kepulauan.

Selain itu, rendahnya Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor sumber daya alam menjadi salah satu kendala dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia juga menyoroti masih perlunya peningkatan kualitas pendidikan dan keterampilan tenaga kerja agar mampu bersaing di sektor industri dan teknologi.

Tak hanya itu, aktivitas pertambangan dan pembukaan lahan juga dinilai berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan, sehingga perlu pengelolaan yang berkelanjutan.

  • Penulis: Zainal
  • Editor: Refansyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less