Berita Terbaru
Trending Tags
Beranda » DPRD Sulteng » Kundapil di Desa Tambaro, Royke Kaloh Dorong Sentra Jagung dan Durian di Poso

Kundapil di Desa Tambaro, Royke Kaloh Dorong Sentra Jagung dan Durian di Poso

  • account_circle Nuansa
  • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Poso, Libunews.id — Sektor pertanian produktif dan pembenahan fasilitas dasar desa menjadi sorotan utama dalam agenda Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) Anggota DPRD Sulawesi Tengah, Royke W. Kaloh, SE, M.Si. Bertempat di Desa Tambaro, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, Sabtu (13/06/2026), legislator senior ini dihujani aspirasi dari kelompok tani dan warga lokal yang bertumpu pada sektor perkebunan.

Dalam dialog yang berlangsung hangat, Royke menempatkan pemenuhan sarana produksi pertanian dan infrastruktur penunjang sebagai prioritas perjuangan parlemen. Langkah ini dinilai strategis untuk mendongkrak roda perekonomian warga di wilayah pedesaan.

Desa Tambaro menyimpan potensi agraris yang besar, namun masih terkendala fasilitas pendukung. Di hadapan Royke, kelompok tani setempat secara terbuka mendesak adanya intervensi pemerintah dalam penyediaan bantuan pupuk serta pengadaan bibit unggul, khususnya komoditas jagung dan durian.

Selain masalah bibit dan pupuk, warga mengeluhkan infrastruktur domestik yang menghambat mobilitas. Mereka mengusulkan peningkatan kualitas jalan lingkungan serta pembangunan riol atau saluran drainase di depan kantor desa guna mencegah luapan air saat curah hujan tinggi. Infrastruktur yang memadai dianggap sebagai kunci memperlancar distribusi hasil bumi ke luar wilayah Lage.

“Sektor pertanian masih menjadi penopang utama perekonomian masyarakat desa. Oleh karena itu, dukungan terhadap petani melalui penyediaan sarana produksi, bibit unggul, dan infrastruktur penunjang harus mendapat perhatian serius agar produktivitas meningkat,” ujar Royke Kaloh di sela-sela diskusi bersama warga.

Merespons rentetan usulan dari akar rumput, Royke menegaskan komitmennya untuk mengawal draf aspirasi ini ke tingkat provinsi. Politikus berlatar belakang magister sains ini menyatakan menolak jika agenda turun lapangan seperti Kundapil hanya berakhir sebagai catatan seremonial tanpa tindak lanjut konkret.

Bagi dia, keterlibatan aktif masyarakat Desa Tambaro dalam memetakan kebutuhan desa adalah modal utama pembangunan yang berkelanjutan. Seluruh usulan mengenai jalan, drainase, hingga bantuan bibit perkebunan akan disinkronisasikan agar masuk dalam radar prioritas program pembangunan daerah bersama pihak eksekutif.

“Pembangunan harus mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Karena itu, aspirasi yang berkaitan dengan kebutuhan dasar seperti infrastruktur dan pertanian akan terus kami dorong,” pungkasnya sebelum menutup sesi tanya jawab.

  • Penulis: Nuansa
  • Editor: Libunews.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

Profil

Belum daftar? Daftar

Settings
dark_mode Mode
notifications_none Push Notifications
location_on Izin Lokasi
Support
info About
feedback Give us Feedback
security Privacy Policy

About

L

libunews

Part Of CV Lensa Karya DSL

Redaksi
Pedoman Media Siber
Karir
Kotak Pos
Media Partner
Info Iklan
Disclaimer
Tentang Kami

Title

Home
Home
Explore
libuAi
Kategori Index

Semua Kategori

Explore

Indeks Berita

Wakili Ketua DPRD Sulteng, Nyoman Slamet Lepas Tugas Kepala Kanwil Ditjenpas Bagus Kurniawan
Minim Lampu Jalan dan Rawan Maling, Warga Tatura Utara Mengadu ke Elisa Bunga Allo
Kundapil di Desa Tambaro, Royke Kaloh Dorong Sentra Jagung dan Durian di Poso
Royke Kaloh Soroti Jembatan Gantung Desa Pandiri yang Mandek
Vera Mastura Soroti Infrastruktur, Masalah Sampah hingga Perlindungan Anak
Dengar Keluhan Drainase hingga UMKM, Aristan Serap Aspirasi Warga Kelurahan Baru
Kundapil di Tanamodindi, Anggota DPRD Sulteng Vera Mastura Tekankan Urgensi Cegah Stunting
Aida Hakim Apresiasi Program ‘Pasti Ada Solusi’ Besutan Menteri Hukum
Target Regulasi 2027, Bapemperda DPRD Sulteng Matangkan Raperda Inisiatif
Henri Kusuma Muhidin Hadiri Pembukaan MTQ XXXI di Kabupaten Sigi
1 2 3 16
expand_less