Minim Lampu Jalan dan Rawan Maling, Warga Tatura Utara Mengadu ke Elisa Bunga Allo
- account_circle Zainal
- calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
- print Cetak

Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Elisa Bunga Allo, MM., saat mendengar langsung aspirasi dan keluhan warga Kelurahan Tatura Utara di Gedung PMTI, Palu Selatan, Sabtu (13/06/2026). (Foto: Humas DPRD Provinsi Sulteng/Zainal)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Palu, Libunews.id — Masalah keamanan lingkungan akibat minimnya fasilitas publik menjadi sorotan utama dalam agenda Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Elisa Bunga Allo, MM. Bertempat di Gedung PMTI, Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Tatura Utara, Palu Selatan, Sabtu (13/06/2026), legislator Senior ini dihujani keluhan terkait rawan aksi kriminalitas.
Pertemuan yang dihadiri oleh jajaran pemerintah kelurahan, ketua RT/RW, hingga perwakilan tokoh pemuda dan perempuan ini berlangsung dinamis. Elisa Bunga Allo menempatkan urusan keselamatan warga dan pembenahan fasilitas dasar di Tatura Utara sebagai prioritas pengawasan parlemen yang mendesak.
Dalam sesi dialog, perwakilan tokoh perempuan setempat memaparkan kondisi memprihatinkan di sepanjang kawasan Jalan Tanjung Harapan. Minimnya lampu penerangan jalan umum (PJU) saat malam hari dituding menjadi pemicu utama maraknya gangguan keamanan di wilayah tersebut.
Warga mengeluhkan bahwa kawasan yang gelap gulita kerap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan, termasuk tingginya intensitas aksi pencurian yang meresahkan rumah tangga.
“Kami butuh pengadaan lampu jalan segera di sejumlah titik krusial untuk menekan ruang gerak pelaku kriminal,” ujar salah satu warga dalam diskusi.
Tak hanya urusan kegelapan jalan, sengkarut infrastruktur fisik juga mencuat. Warga mendesak perbaikan jalan lingkungan, normalisasi drainase, hingga pembenahan jembatan di sekitar Jalan Tanjung Harapan. Kondisi infrastruktur yang rusak parah dinilai sudah mengganggu denyut aktivitas ekonomi harian serta membahayakan keselamatan para pengguna jalan.
“Seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami tampung dan perjuangkan sesuai mekanisme yang ada. Kami ingin kebutuhan prioritas ini segera mendapat penanganan konkret,” tegas Elisa Bunga Allo merespons keluhan konstituennya.
Bagi Elisa, Kundapil bukan sekadar wadah menampung proposal atau daftar keinginan warga. Politikus berlatar belakang magister manajemen ini menegaskan bahwa turun lapangan adalah instrumen penting untuk mengevaluasi efektivitas program pembangunan, keamanan, dan ketertiban yang anggarannya telah dikucurkan lewat kewenangan DPRD.
Ia berkomitmen mengawal seluruh draf usulan fisik maupun fasilitas keamanan ini ke meja pembahasan anggaran provinsi agar bisa disinkronisasikan dengan program kerja eksekutif.
Melalui komunikasi dua arah yang efektif ini, Elisa Bunga Allo berharap sinergi antara wakil rakyat dan akar rumput di Palu Selatan kian solid demi melahirkan kebijakan pembangunan yang benar-benar berorientasi pada kemaslahatan dan kualitas hidup masyarakat.
- Penulis: Zainal
- Editor: Libunews.id

Saat ini belum ada komentar