Menjemput Visi Indonesia Emas dari Bali, Ambo Dalle Perkuat Daya Tawar Parlemen Daerah
- account_circle KL
- calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
- print Cetak

Wakil Ketua III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, H. Ambo Dalle, di sela-sela agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI) yang berlangsung di Provinsi Bali, Senin (29/06/2026). (Foto: KL)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bali, Libunews.id – Menjaga ekuilibrium antara kebijakan pusat dan otonomi daerah membutuhkan komunikasi politik yang presisi. Guna memastikan muruah parlemen daerah tetap kuat dalam gerbong pembangunan nasional, Wakil Ketua III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, H. Ambo Dalle, hadir mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI) di Bali, Senin (29/06/2026).
Ajang konsolidasi berskala nasional yang dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI ini menjadi ruang kalibrasi bagi seluruh pimpinan DPRD tingkat provinsi. Tak hanya sekadar menyamakan persepsi, forum ini didesain untuk membedah strategi penguatan fungsi legislatif di tengah dinamika tata kelola pemerintahan yang kian kompleks.
Dalam deretan agenda persidangan, Ambo Dalle bersama para pimpinan dewan se-Nusantara menerima serangkaian materi krusial. Fokus utamanya bermuara pada tiga pilar: implementasi good governance, optimalisasi fungsi pengawasan dewan, serta sinkronisasi mutlak antara program prioritas pusat dan kebutuhan riil di daerah.
Keikutsertaan Ambo Dalle dalam forum ini menegaskan posisi DPRD Sulawesi Tengah yang enggan tertinggal dalam merespons isu-isu strategis nasional. Di tengah tuntutan birokrasi yang serba cepat, pertukaran pengalaman dan kapasitas antardaerah dinilai sebagai kunci untuk merumuskan regulasi yang tidak tumpul di lapangan.
“Melalui Rakernas ini, kami memperoleh banyak masukan yang sangat bermanfaat untuk memperkuat kinerja DPRD. Berbagai isu strategis yang dibahas menjadi bekal penting dalam meningkatkan kualitas pengawasan dan penyusunan regulasi agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada masyarakat,” urai Ambo Dalle.
Lebih dari sekadar ruang peningkatan kapasitas, Rakernas II ADPSI memikul beban untuk merumuskan rekomendasi bersama. Rekomendasi ini kelak akan menjadi amunisi politik bagi parlemen daerah dalam mendorong percepatan pembangunan yang berkeadilan di seluruh wilayah Indonesia.
Ambo Dalle berharap, hasil diskursus dan inovasi kebijakan yang digodok di Pulau Dewata ini dapat segera diimplementasikan di Sulawesi Tengah. Dengan spirit kolaborasi lintas lembaga, DPRD Sulteng optimistis mampu mengawal kemudi pemerintahan daerah agar tetap profesional, akuntabel, dan melaju mulus selaras dengan visi besar Indonesia Emas 2045.
- Penulis: KL
- Editor: Libunews.id

Saat ini belum ada komentar