Usai Muscam, Henri Kusuma Muhidin Gaspol: AMPG Jadi Motor Penggerak Golkar Sulteng
- account_circle Ica
- calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
- print Cetak

Ketua PD AMPG Provinsi Sulawesi Tengah sekaligus Ketua Plt DPD Partai Golkar Kabupaten Donggala, H. Henri Kusuma Muhidin, SE. (tengah), memimpin rapat koordinasi bersama Ketua AMPG Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala di Palu, Selasa (23/06/2026). (Foto: Ica)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Palu, Libunews.id – Konsolidasi internal Partai Golkar di Sulawesi Tengah mulai menunjukkan taringnya. Ketua PD Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Provinsi Sulawesi Tengah yang juga menjabat Ketua Plt DPD Partai Golkar Kabupaten Donggala, H. Henri Kusuma Muhidin, SE., memastikan mesin partai kini dalam posisi “gaspol” pasca-selesainya rangkaian Musyawarah Kecamatan (Muscam).
Dalam rapat terbatas di Ruang Sekretariat PD AMPG Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (23/06/2026), Henri menegaskan bahwa agenda besar berikutnya adalah akselerasi pelantikan kepengurusan AMPG di seluruh kabupaten dan kota se-Sulawesi Tengah. Langkah ini menjadi krusial untuk memastikan barisan kader muda Golkar tetap solid dan progresif di lapangan.
Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh kunci kepemudaan Golkar, di antaranya Ketua PD AMPG Kabupaten Sigi, Fadhlu Rahman Intjenae, S.Ip., M.Ap., dan Ketua AMPG Kabupaten Donggala, Alamshah Abdul Halim. Pertemuan ini menjadi ajang koordinasi untuk memperkuat gerak organisasi agar tidak hanya sekadar formalitas, tetapi benar-benar menjadi motor penggerak elektoral partai.
Henri Kusuma Muhidin menekankan bahwa AMPG harus menjadi garda terdepan dalam mengawal perjuangan Partai Golkar di tengah masyarakat. Baginya, pelantikan kepengurusan di tingkat daerah bukan sekadar seremoni pergantian pengurus, melainkan strategi untuk menghadirkan “energi baru” yang relevan dengan tantangan politik terkini.
“Pasca-Muscam, mesin partai di Donggala sudah mulai bergerak. Selanjutnya, kita akan menuntaskan pelantikan AMPG di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah. AMPG harus menjadi motor penggerak yang solid, progresif, dan siap mengawal perjuangan Partai Golkar di tengah masyarakat,” ujar Henri di hadapan para ketua AMPG kabupaten.
Strategi konsolidasi yang diusung Henri menargetkan jangkauan organisasi hingga ke pelosok daerah. Dengan memperluas jaringan melalui pelantikan serentak, AMPG diharapkan mampu merangkul lebih banyak pemilih muda dan memperkuat posisi Partai Golkar di Bumi Tadulako.
Langkah ini juga menjadi sinyal kuat bahwa di bawah kepemimpinan Henri, AMPG Sulteng tidak ingin membuang waktu. Fokus utama mereka adalah menyelaraskan gerak organisasi dengan agenda-agenda besar Partai Golkar ke depan, sekaligus memastikan kader-kader muda memiliki kapasitas untuk memenangkan hati masyarakat.
- Penulis: Ica
- Editor: Libunews.id

Saat ini belum ada komentar