Berita Terbaru
Trending Tags
Beranda » DPRD Sulteng » Merajut Asa Pascagempa, Ribuan Warga Palu Gelar Doa Lintas Agama di Lapangan Imanuel

Merajut Asa Pascagempa, Ribuan Warga Palu Gelar Doa Lintas Agama di Lapangan Imanuel

  • account_circle KL
  • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palu, Libunews.id — Duka akibat guncangan gempa yang melanda Sulawesi Tengah perlahan coba diredam lewat ikatan spiritual. Ribuan warga dari berbagai latar belakang keyakinan tumpah ruah memadati Lapangan Imanuel, Kota Palu, pada Jumat (19/06/2026), untuk melangsungkan Doa Bersama Peduli Gempa Lintas Agama.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini seolah menjadi oase di tengah trauma masyarakat. Wakil Ketua I DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Hj. Arnila Hi. Moh Ali, yang hadir mewakili Ketua DPRD, menyebut lautan manusia di Lapangan Imanuel ini sebagai bukti sahih bahwa kohesi sosial dan toleransi di Bumi Tadulako tak ikut retak oleh guncangan tektonik.

Lantunan doa silih berganti menggema dari para pemuka agama Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, hingga Konghucu. Ritual lintas iman ini tak sekadar memohon keselamatan dan perlindungan dari Sang Pencipta, tetapi juga menjadi medium untuk mendoakan para korban yang terdampak langsung oleh bencana gempa beberapa waktu lalu.

Selain dihadiri masyarakat umum, simpul persaudaraan ini makin pekat dengan kehadiran jajaran elite daerah. Tampak di barisan depan Gubernur Sulawesi Tengah, Pangdam XXIII/Palakawira, Kapolda Sulawesi Tengah, Kajati, hingga unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Bagi Arnila, berkumpulnya seluruh elemen masyarakat dan birokrasi ini mengirimkan pesan kuat bagi para penyintas gempa di pelosok daerah.

“Musibah ini menjadi pengingat betapa krusialnya kebersamaan dan kekuatan spiritual. Melalui doa lintas agama ini, kita menunjukkan bahwa warga Sulawesi Tengah tetap bersatu. Saudara-saudara kita yang terdampak bencana tidak akan berjuang sendirian,” tegas politikus perempuan tersebut.

Di mata parlemen, acara doa bersama ini mengonfirmasi besarnya modal sosial yang dimiliki Sulawesi Tengah. Semangat gotong royong dan solidaritas antarkelompok agama dinilai sebagai energi positif yang sangat dibutuhkan oleh pemerintah dan masyarakat untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

DPRD Sulteng memberikan apresiasi penuh atas inisiatif kolektif yang melibatkan institusi negara, TNI, Polri, dan tokoh masyarakat ini. Momentum ini diharapkan dapat merawat optimisme warga untuk kembali bangkit.

“Semangat kebersamaan yang ditunjukkan hari ini adalah fondasi utama kita. Pemulihan daerah menuju Sulawesi Tengah yang lebih tangguh, harmonis, dan sejahtera hanya bisa dicapai jika kita bergandengan tangan,” pungkas Arnila menutup pesan moralnya.

  • Penulis: KL
  • Editor: Libunews.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

Live

Rapat Paripurna Masa Persidangan Ke-ll Tahun Kedua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah

Libunews id • Live pada 28 Juni 2026

Profil

Belum daftar? Daftar

Settings
dark_mode Mode
notifications_none Push Notifications
location_on Izin Lokasi
Support
info About
feedback Give us Feedback

About

Logo

libunews

Part Of CV Lensa Karya DSL

Redaksi
Pedoman Media Siber
Disclaimer
Kontak
Tentang Kami
Privacy Policy

Home
Home
Explore
libuAi
Kategori Index

Semua Kategori

icon
Aspirasi Masyarakat
icon
Banggai
icon
Bapemperda
icon
Bencana
icon
Daerah
icon
Donggala
icon
DPR RI
icon
DPRD Sulteng
icon
Infrastruktur
icon
Kebijakan Publik
icon
Kegiatan DPRD
icon
Kesehatan
icon
Komisi
icon
Komisi 1
icon
Komisi 2
icon
Komisi 3
icon
Komisi 4
icon
Kunjungan Dapil
icon
Nasional
icon
Palu
icon
Partai Politik
icon
Pemerintah
icon
Pemerintahan
icon
Peristiwa
icon
Politik
icon
Poso
icon
Rapat Paripurna
icon
RDP (Rapat Dengar Pendapat)
icon
Sigi
icon
Sulawesi Tengah
icon
Tolitoli
icon
Umum

Explore

Rekomendasi Berita

Truk Kontainer dan Bus AKAP-AKDP Dilarang Masuk Kota Palu, Pemkot Tetapkan Jalur Baru
RDP Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Tindaklanjuti Laporan Masyarakat Terkait PT Pantas Indomining
Kundapil Royke W. Kaloh Serap Aspirasi Warga Tambarana
Faizal Alatas Gelar Kundapil untuk Serap Aspirasi Masyarakat Kelurahan Tuweley
DPRD Sulteng Tegaskan Peran Pengawasan dalam Rapat Paripurna LKPJ Gubernur 2026

Indeks Berita

Kawal 5.000 Sembako dari Presiden, Vera Mastura dan Marthen Tibe Tembus Zona Gempa Sigi
Di Atas Tanah Likuifaksi, Henri Kusuma Muhidin Mengingatkan Sigi untuk Terus Pakaroso
Usai Muscam, Henri Kusuma Muhidin Gaspol: AMPG Jadi Motor Penggerak Golkar Sulteng
Mendobrak Ruang Demokrasi: Arnila Moh Ali Buka Pelantikan Kaukus Perempuan Parlemen Sulteng
Merajut Asa Pascagempa, Ribuan Warga Palu Gelar Doa Lintas Agama di Lapangan Imanuel
Tembus Zona Gempa Torue, Kajari Parimo dan Bupati Erwin Burase Pastikan Pasokan Bantuan Aman
Wakili Ketua DPRD Sulteng, Nyoman Slamet Lepas Tugas Kepala Kanwil Ditjenpas Bagus Kurniawan
Minim Lampu Jalan dan Rawan Maling, Warga Tatura Utara Mengadu ke Elisa Bunga Allo
Kundapil di Desa Tambaro, Royke Kaloh Dorong Sentra Jagung dan Durian di Poso
Royke Kaloh Soroti Jembatan Gantung Desa Pandiri yang Mandek
1 2 3 16
libuAi
expand_less