Henri Kusuma Muhidin Dorong Penguatan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sigi Dalam FDL 2026
- account_circle Ica
- calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sigi, Libunews.id ā Kabupaten Sigi kembali unjuk gigi di panggung pariwisata. Keindahan lanskap dan kekayaan kultural kawasan Danau Lindu sukses menyedot perhatian lintas sektor dalam perhelatan Festival Danau Lindu 2026, Kamis (23/07/2026).
Gegap gempita festival ini tak sekadar menjadi magnet lokal. Deretan tamu penting tampak merapatkan barisan, mulai dari perwakilan Kementerian Pariwisata RI, utusan Kedutaan Besar Belanda, hingga jajaran Forkopimda Provinsi Sulawesi Tengah dan Kabupaten Sigi.
Hadir pula di tengah perhelatan tersebut, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dari Daerah Pemilihan (Dapil) SigiāDonggala, H. Henri Kusuma Muhidin, S.E.
Kehadiran sosok perwakilan Kedutaan Belanda dan kementerian pusat di Sigi membuktikan bahwa Danau Lindu memiliki daya tawar yang melampaui batas geografis. Menyoroti hal ini, Henri Kusuma Muhidin menekankan bahwa euforia festival tidak boleh berhenti pada tepuk tangan seremoni semata.
Politisi Golkar ini memandang Festival Danau Lindu sebagai momentum strategis untuk menggeser paradigma. Pariwisata harus direkayasa menjadi mesin penggerak ekonomi kreatif yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat lokal.
“Festival seperti ini adalah etalase penting untuk memamerkan potensi wisata Sigi. Namun, esensinya adalah bagaimana pariwisata ini bisa terus dikembangkan dan memberikan dampak ekonomi yang riil. Kita harus membuka keran peluang usaha baru agar perekonomian warga lokal benar-benar terangkat,” urai Henri di sela-sela kemeriahan acara.
Lebih jauh, Henri mengingatkan pentingnya konsep pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism). Menurutnya, eksploitasi potensi Danau Lindu harus diiringi dengan mitigasi pelestarian alam dan pelibatan masyarakat adat secara penuh.
Sebagai legislator yang memegang mandat dari Dapil Sigi-Donggala, Henri menegaskan komitmen parlemen untuk mengamankan dukungan politis dan anggaran guna merawat ekosistem pariwisata di wilayah tersebut.
Ia memberikan apresiasi penuh atas sinergi segitiga antara pemerintah daerah, pelaku industri kreatif, dan masyarakat yang berhasil mengeksekusi festival berskala besar ini.
“Dengan kolaborasi lintas sektor yang kuat ini, saya sangat optimistis. Ke depan, potensi Danau Lindu tidak hanya akan semakin mendunia, tetapi juga meretas jalan bagi kemandirian ekonomi masyarakat Sigi dan Sulawesi Tengah secara keseluruhan,” pungkasnya.




- Penulis: Ica
- Editor: Libunews.id

Saat ini belum ada komentar