Apresiasi Pengungkapan 10,5 Ton Narkoba, Ramadhan Maulana: Jangan Beri Ruang bagi Mafia Narkotika di Bumi Tadulako
- account_circle Ramadhan
- calendar_month 11 jam yang lalu
- print Cetak

Muhammad Ramadhan Maulana. Ia mengapresiasi keberhasilan aparat penegak hukum dalam mengungkap 10,5 ton narkotika guna menyelamatkan masa depan bangsa. (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Palu, Libunews.idĀ ā Pengungkapan 10,5 ton narkotika dalam kurun waktu tiga bulan oleh tim gabungan aparat penegak hukum memantik apresiasi luas. Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Sulawesi Tengah, Muhammad Ramadhan Maulana, menyebut capaian gemilang jajaran Polri, BNN RI, Bareskrim Polri, Bea Cukai, serta kepolisian daerah tersebut sebagai langkah penyelamatan masif terhadap masa depan generasi muda Indonesia dari cengkeraman mafia narkoba.
Bagi Ramadhan, yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Poso, penyitaan barang haram dalam skala raksasa ini membuktikan urgensi sinergi lintas kelembagaan dan ketegasan penegakan hukum. Ia secara khusus memberikan apresiasi atas kepemimpinan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam memukul mundur jaringan peredaran gelap narkotika secara profesional dan konsisten.
Alarm Keras bagi Ketahanan Generasi
Besarnya tonase barang bukti yang berhasil disita menjadi pengingat tajam bahwa ancaman sindikat narkotika tidak dapat dipandang sebelah mata. Ramadhan menegaskan bahwa peredaran gelap ini merupakan ancaman mematikan yang berpotensi melumpuhkan sendi-sendi ketahanan keluarga.
“Bayangkan jika narkotika sebanyak itu berhasil beredar bebas di tengah masyarakat. Berapa banyak keluarga yang terancam, berapa banyak anak muda yang masa depannya bisa hancur? Karena itu, pemberantasan narkoba harus menjadi tanggung jawab bersama,” tegas Ramadhan.
Ia mendorong aparat penegak hukum untuk tidak berpuas diri pada penyitaan barang bukti. Penyelidikan harus terus dikembangkan guna menguliti jaringan yang lebih luas, menyeret para bandar besar dan pemasok utama, serta menindak tegas pihak-pihak yang terlibat tanpa pandang bulu demi memberikan efek jera maksimal.
- Penulis: Ramadhan
- Editor: Libunews.id

Saat ini belum ada komentar